Perjalanan ibadah, khususnya Umrah dan Haji, adalah momen spiritual yang menuntut persiapan hati dan lisan yang basah akan dzikir. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, seorang mukmin dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa agar selamat dunia dan akhirat.
Berikut ini adalah rangkuman lengkap doa-doa mulai dari perjalanan safar, rangkaian ibadah Umrah, hingga doa-doa pilihan yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat.
Bagian 1: Doa Perjalanan (Safar)
Sebelum memulai perjalanan jauh atau safar, dianjurkan membaca doa ini agar Allah memberikan keselamatan dan kemudahan.
Doa Safar
الله أَكْبَرُ (3x) سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ… (dilanjutkan dengan doa lengkap)
Latin: Allahu akbar (3x). Subhaanalladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamun-qolibuun. Allohumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzaa al-birro wat taqwaa wa minal ‘amali maa tardhoo. Allohumma hawwin ‘alainaa safaronaa haadzaa, wathwi ‘annaa bu’dahuu. Allohumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allohumma innii a’uudzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.
Artinya: “Allah Mahabesar (3x). Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini… Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini… Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh…” ([1])
Bagian 2: Rangkaian Doa Ibadah Umrah
Berikut adalah urutan doa-doa inti saat melaksanakan ibadah Umrah:
1. Niat Umrah (Di Miqat)
Lafal: اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ عُمْرَةً Allahumma Labbaika Umroh “Ya Allah aku memenuhi panggilan-Mu untuk umroh.”
Catatan: Jika mengumrohkan orang lain, tambahkan “‘an (nama)” setelahnya.
2. Bacaan Talbiyah
Diucapkan sepanjang perjalanan dari Miqat menuju Mekah. Lafal: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ… Labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik…
3. Doa Masuk Kota Mekah, Madinah, dan Jedah
Memohon kebaikan kota yang dikunjungi dan perlindungan dari keburukannya. Dalil: HR. Al-Hakim & Ibnus Sunni. ([3])
4. Doa Masuk Masjidil Haram
Mendahulukan kaki kanan dan membaca: أَعُوْذُ بِاللَّهِ الْعَظِيْمِ، وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ… A’uudzu billaahil ‘azhiim, wa biwajhihil kariim… “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung… Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku.”
5. Saat Melihat Ka’bah
Dianjurkan membaca doa sebagaimana atsar Sa’id bin al-Musayyib: Allahumma antas salaam wa minkas salaam fahayyinaa rabbanaa bis salaam. ([8])
6. Tawaf (Mengelilingi Ka’bah)
- Hajar Aswad: Setiap sejajar dengan Hajar Aswad, bertakbir (Allahu Akbar).
- Rukun Yamani & Hajar Aswad: Membaca doa sapu jagad: Robbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar.
- Peringatan: Selain di dua tempat tersebut, bebas berdoa apa saja.
7. Menuju Maqam Ibrahim & Minum Zamzam
- Membaca QS Al-Baqarah: 125 saat menuju Maqam Ibrahim.
- Saat minum Zamzam, berdoa memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan (Riwayat Ibnu Abbas).
8. Sa’i (Shafa dan Marwah)
- Di Bukit Shafa: Membaca Innash-shofaa wal marwata min sya’aa-irillah…, menghadap kiblat, bertakbir 3x, dan membaca dzikir tauhid serta doa bebas.
- Di Antara Dua Lampu Hijau: Membaca doa Allahummagh fir warham, wa antal aázzul akrom (Ya Allah ampuni dan rahmatilah aku…).
Bagian 3: Kumpulan Doa-Doa Pilihan (Al-Qur’an & Hadits)
Selain doa khusus ibadah haji/umrah, berikut adalah doa-doa mustajab yang sebaiknya dihafal dan diamalkan setiap hari:
- Sayyidul Istighfar: Doa memohon ampunan terbaik (Allahumma anta robbii…).
- Doa Nabi Adam: Memohon ampunan dan rahmat (Robbanaa zholamnaa anfusanaa…).
- Doa Selamat dari Neraka: Robbanaa innanaa aamannaa… (QS. Ali Imran: 16).
- Meminta Surga Firdaus: Allahummaa innii as alukal firdausal a’laa…
- Perbaikan Dunia & Akhirat: Memohon agar hidup menjadi penambah kebaikan dan mati sebagai istirahat dari keburukan.
- Perlindungan dari Kelemahan & Malas: Allahumma inni audzu bika mina-l ajzi wa-l kasali…
- Doa Akhlak Mulia: Memohon ditunjukkan akhlak terbaik.
- Doa Keteguhan Hati: Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik.
- Menghilangkan Dengki: Doa agar hati bersih dari ghil (dengki).
- Doa Birrul Walidain: Ampunan untuk diri sendiri dan orang tua (QS. Ibrahim: 41).
- Doa Huda & Tuqa: Memohon petunjuk, ketakwaan, kehormatan diri (‘afaf), dan kecukupan (ghina).
- Hisab yang Mudah: Allaahumma haasibnii hisaaban yasiiron.
- Keluarga Sakinah: Memohon pasangan dan keturunan yang menyejukkan hati (QS. Al-Furqan: 74).
- Berkah Harta & Anak: Allaahumma ak-tsir maalii wa waladii…
- Doa Sapu Jagad: Kebaikan dunia dan akhirat (QS. Al-Baqarah: 201).
- Husnul Khatimah: Memohon akhir urusan yang baik (Allaahumma ahsin ‘aaqibatanaa…).
- Perlindungan dari Syirik: Memohon ampun dari dosa syirik yang tidak disadari.
- Perlindungan dari Takdir Buruk: Berlindung dari jahdil balaa (keadaan berat) dan suu-il qodhoo (takdir buruk).
- Doa Agar Terhindar dari Hutang: Allaahumma innii a’uudzu bika minal ma’tsami wal maghrom.
- Kerinduan Bertemu Allah: Memohon kenikmatan memandang wajah Allah.
Penutup
Doa adalah senjata orang mukmin. Baik saat sedang dalam perjalanan jauh (safar), menunaikan ibadah suci di tanah haram, maupun dalam kesibukan sehari-hari, sempatkanlah untuk melafalkan doa-doa di atas dengan penuh kekhusyukan dan pengharapan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Referensi dalil dan hadits merujuk pada riwayat HR. Muslim, Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, dan sumber-sumber shahih lainnya sebagaimana tercantum dalam catatan kaki naskah asli.

