Keutamaan Kota Mekah dan Kemuliaan Masjidil Haram

Pendahuluan

Allah ﷻ menciptakan seluruh makhluk-Nya dengan hikmah dan mengutamakan sebagian ciptaan di atas yang lain. Di antara tempat yang paling dimuliakan di muka bumi adalah Mekah Al-Mukarramah, kota suci tempat diturunkannya wahyu, pusat tauhid, dan kiblat seluruh kaum Muslimin. Mekah bukan sekadar kota, melainkan simbol keimanan dan penghambaan kepada Allah ﷻ.

Mekah sebagai Tanah Haram yang Aman

Allah ﷻ menjadikan Mekah sebagai tanah haram yang suci dan aman. Di kota ini dilarang menumpahkan darah, memotong pepohonan, berburu hewan, serta mengambil barang temuan kecuali untuk diumumkan. Keharaman ini bukan ditetapkan oleh manusia, melainkan langsung oleh Allah ﷻ, sebagai bentuk pemuliaan terhadap Mekah.

Setiap orang yang memasuki Mekah dijamin keamanannya, sebagaimana firman Allah ﷻ bahwa siapa pun yang memasukinya akan merasa aman. Hal ini menunjukkan betapa besarnya kehormatan Mekah di sisi Allah.

Mekah sebagai Ummul Qura dan Kiblat Dunia

Allah ﷻ menyebut Mekah sebagai Ummul Qura (induk seluruh negeri). Para ulama menjelaskan bahwa dari kota inilah bumi dibentangkan. Selain itu, Mekah juga menjadi arah kiblat bagi seluruh kaum Muslimin di penjuru dunia, sehingga setiap shalat senantiasa menghubungkan hati seorang Muslim dengan kota suci ini.

Kota yang Paling Dicintai Allah dan Rasul-Nya

Mekah adalah kota terbaik dan paling dicintai oleh Allah ﷻ serta Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa seandainya beliau tidak diusir dari Mekah, niscaya beliau tidak akan meninggalkannya. Kecintaan ini menjadi bukti kemuliaan Mekah dibandingkan kota-kota lain di dunia.

Mekah sebagai Tempat Ibadah Haji

Allah ﷻ memilih Mekah sebagai tempat pelaksanaan ibadah haji, salah satu rukun Islam. Perjalanan menuju Mekah untuk menunaikan haji dan umrah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa dan diangkatnya derajat seorang hamba. Orang yang menunaikan haji dengan benar akan kembali dalam keadaan suci seperti saat dilahirkan.

Masjidil Haram: Masjid Paling Mulia

Di dalam Mekah terdapat Masjidil Haram, masjid paling mulia di muka bumi. Masjid ini adalah masjid pertama yang dibangun untuk manusia dan menjadi pusat ibadah umat Islam. Shalat di Masjidil Haram memiliki keutamaan luar biasa, yaitu bernilai seratus ribu kali lipat dibandingkan shalat di masjid lain.

Selain itu, Masjidil Haram termasuk salah satu dari tiga masjid yang disyariatkan untuk dijadikan tujuan safar ibadah, bersama Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha.

Ka’bah sebagai Pusat Tauhid

Di tengah Masjidil Haram berdiri Ka’bah, rumah Allah yang pertama dan paling diberkahi. Ka’bah menjadi tempat berkumpulnya manusia dari seluruh penjuru dunia. Setiap Muslim akan selalu merindukan Ka’bah dan tidak pernah merasa cukup hanya sekali melihatnya.

Ka’bah telah mengalami beberapa kali pemugaran sepanjang sejarah, mulai dari pembangunan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, renovasi kaum Quraisy, pembangunan oleh Abdullah bin Az-Zubair, hingga bentuknya yang ada saat ini. Semua sejarah tersebut menunjukkan betapa Ka’bah selalu dijaga dan dimuliakan oleh Allah ﷻ.

Hajar Aswad dan Bagian-Bagian Ka’bah

Salah satu bagian Ka’bah yang istimewa adalah Hajar Aswad, batu yang diturunkan dari surga. Menyentuh atau mencium Hajar Aswad disyariatkan sebagai bentuk ittiba’ kepada Rasulullah ﷺ, bukan karena batu tersebut memberi manfaat atau mudarat.

Selain Hajar Aswad, terdapat pula Rukun Yamani, Multazam, dan bagian-bagian Ka’bah lainnya yang memiliki adab dan tuntunan tersendiri dalam ibadah thawaf.

Keharusan Mengagungkan Mekah

Perbuatan maksiat di Mekah dosanya lebih besar dibandingkan di tempat lain. Bahkan, niat untuk berbuat zalim di tanah haram sudah mendapat ancaman siksa dari Allah ﷻ. Oleh karena itu, setiap Muslim wajib menjaga adab, akhlak, dan ketaatan selama berada di Mekah.

Penutup

Kota Mekah adalah kota paling mulia di muka bumi, pusat tauhid, dan tempat ibadah terbesar dalam Islam. Mengagungkan Mekah, menjaga kesuciannya, serta beribadah sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ merupakan wujud keimanan seorang Muslim. Semoga Allah ﷻ memudahkan kita untuk mengunjungi Mekah dan meraih keberkahan ibadah di dalamnya.