Pendahuluan
Dzikir adalah kebutuhan utama seorang hamba, bahkan lebih besar dari kebutuhan terhadap makanan dan minuman. Dengan berdzikir, hati menjadi tenang dan jiwa memperoleh kebahagiaan. Banyaknya keutamaan dzikir sampai-sampai Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa dzikir memiliki hampir seratus manfaat, baik untuk urusan agama maupun kehidupan dunia.
Dzikir pagi dan petang memiliki kedudukan khusus karena dilakukan pada waktu-waktu yang mulia, disaksikan oleh para malaikat, dan menjadi benteng harian bagi seorang Muslim.
Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang
Dzikir pagi dan petang mengandung banyak manfaat, di antaranya:
- Menjaga lisan dari dosa seperti ghibah, namimah, dan perkataan sia-sia.
- Mendapatkan balasan langsung dari Allah ﷻ, karena siapa yang mengingat Allah maka Allah akan mengingatnya.
- Menenangkan hati, menghilangkan kesedihan, dan mencegah stres.
- Memantapkan tauhid dan menguatkan akidah.
- Menjadikan seorang Muslim lebih kuat dan sabar menghadapi ujian.
- Menjadi penjaga dan pelindung dari berbagai keburukan, baik yang tampak maupun tidak tampak, seperti gangguan setan dan hasad manusia.
Para ulama menjelaskan bahwa dzikir pagi dan petang adalah salah satu bentuk perlindungan terbaik yang Allah berikan kepada hamba-Nya setiap hari.
Perintah Allah untuk Berdzikir Pagi dan Petang
Allah ﷻ secara khusus memerintahkan dzikir di waktu pagi dan petang dalam banyak ayat Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan keutamaan dua waktu tersebut dibandingkan waktu lainnya. Para mufassir menjelaskan bahwa pagi dan petang adalah waktu yang paling mudah bagi seorang hamba untuk menghadirkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.
Waktu Dzikir Pagi dan Petang
Pendapat yang paling kuat menyebutkan bahwa:
- Dzikir pagi dimulai dari terbit fajar (setelah adzan Subuh) hingga matahari naik di waktu duha.
- Dzikir petang dimulai setelah shalat Ashar hingga shalat Isya.
- Dzikir yang secara khusus disebut dibaca di malam hari, maka waktunya setelah matahari terbenam.
Semakin awal seseorang membaca dzikir pagi, maka semakin cepat pula penjagaan Allah ﷻ didapatkan untuknya.
Adab dalam Membaca Dzikir Pagi dan Petang
Agar dzikir memberikan manfaat maksimal, terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan:
- Membaca dzikir yang shahih dari Rasulullah ﷺ.
- Menghayati makna dzikir dan membacanya dengan penuh kesadaran.
- Menghadirkan rasa butuh dan ketergantungan kepada Allah ﷻ.
- Dianjurkan membaca seluruh dzikir, namun boleh sebagian jika tidak sempat.
- Dibaca dengan suara lirih, tidak dikeraskan.
- Tidak disyariatkan mengangkat tangan.
- Tidak dibaca secara berjamaah.
- Tidak disyaratkan harus dalam keadaan suci, meskipun bersuci lebih utama.
Dzikir sebagai Benteng Harian Seorang Muslim
Dzikir pagi dan petang adalah benteng spiritual seorang Muslim. Dengan menjaga dzikir ini, seorang hamba akan merasakan ketenangan hati, kemudahan dalam menghadapi masalah, serta perlindungan dari berbagai keburukan sepanjang hari dan malam.
Penutup
Dzikir pagi dan petang adalah amalan ringan namun memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan memahami keutamaan, waktu, dan adabnya, dzikir ini dapat diamalkan secara konsisten dan penuh penghayatan. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa menjaga dzikir pagi dan petang.

